-->

Samsung Makin Rajin Bikin Layar Oled

Samsung diperkirakan akan membeli 6,5 juta unit panel OLED smartphone dari pembuat panel layar China BOE dan CSOT tahun ini, menurut Mizuho Securities.

Ini akan menjadi sekitar delapan kali jumlah yang diperoleh tahun lalu 800.000 unit  dari dua perusahaan, analis Mizuho Securities Yasuo Nakane mengatakan pada sebuah konferensi di Busan, Korea Selatan yang diselenggarakan oleh firma analis UBI Research.

Samsung akan membeli 3,5 juta unit dari BOE dan 3 juta unit dari COST, kata analis.

Menurut Nakane, Samsung diperkirakan akan membeli total 155,5 juta unit panel OLED smartphone tahun ini. Ini akan mendapatkan 149 juta unit, atau 96% dari total, dari anak perusahaan Samsung Display, dengan sisa 4% dari BOE dan COST.

Sedangkan tahun lalu, Samsung telah membeli total 140,8 juta unit, dengan 99% di antaranya dari Samsung Display.

Meskipun pangsa BOE dan CSOT dalam rantai pasokan OLED Samsung masih kecil, diperkirakan akan terus tumbuh ke depan.

Samsung Display telah menjadi pemasok eksklusif panel OLED untuk Samsung hingga tahun 2020.

Menurut sumber TheElec, pasangan ini telah mengambil bagian dalam pengembangan panel OLED tahun lalu yang ditujukan untuk model 2022 Galaxy A73, model papan atas dalam seri Galaxy A.

Sangat mungkin bahwa BOE dan CSOT akan melihat pasokan mereka ke Samsung meningkat berkat A73.

COST juga tahun lalu mengambil bagian dalam pengembangan panel OLED untuk model lama seri Galaxy M Samsung yang ditujukan untuk pasar India.

Sementara itu, BOE juga secara agresif bertujuan untuk memasok lebih banyak panel OLED ke Apple melawan saingannya Samsung Display dan LG Display.

Pada konferensi tersebut, Nakane mencatat bahwa Apple diperkirakan akan membeli 223 juta unit panel OLED smartphone tahun ini.

Jumlah ini naik 40 juta unit dari tahun lalu 181,5 juta unit, ujarnya.

Dari total 2022, Cupertino diharapkan mendapatkan 137 juta unit, atau 67%, dari Samsung Display, 55 juta unit, atau 25%, dari LG Display dan 31 juta unit, atau 14%, dari BOE, analis Mizuho Securities dikatakan.

Source: The Elec

LihatTutupKomentar